5 Dampak Negatif di Era Digital



Seiring berkembangnya kecanggihan teknologi, informasi, dan komunikasi di era digital telah menciptakan berbagai perubahan yang dirasakan oleh masyakarat, sehingga memberikan dampak positif maupun negatif. Dalam artikel dengan judul 4 Dampak Positif dan Peluang di Era Digitalisasi (https://www.klobility.id/post/dampak-dan-peluang-era-digital), telah disebutkan dan dijelaskan dampak positif dari digitalisasi. Kini akan dibahas 5 dampak negatif yang terjadi pada masyarakat di era digital.

1. Adanya pelanggaran hak cipta atau Hak Kekayaan Intelektual (HKI)

Salah satu dampak dari perkembangan teknologi digital adalah adanya pelanggaran hak cipta atau Hak Kekayaan Intelektual (HKI) yang dilakukan oleh oknum tertentu. Banyak sekali karya-karya cipta yang sudah ada di dalam internet, diperjualbelikan tanpa meminta izin ke pencipta karya tersebut. Misalnya pembajakan musik, pembajakan film, pembajakan buku cetak, juga merupakan contoh pelanggaran hak cipta. Hal tersebut juga merugikan para pencipta karya.


2. Rendahnya ketersediaan lapangan pekerjaan karena sumber daya manusia (SDM) telah digantikan oleh teknologi digital

Dampak kedua di era digital adalah ketersediaan lapangan pekerjaan non digital yang rendah, hal ini karena kemajuan teknologi digital semakin canggih. Beberapa perusahaan/organisasi memanfaatkan teknologi digital yang memudahkan pekerjaan tersebut secara efisien. Misalnya pekerjaan di pabrik atau industri kendaraan bermotor yang mempekerjakan karyawan dengan merakit. Kini telah diganti oleh robot yang pintar dengan teknologi digital yang canggih dan terorganisir. Kemudian contoh lain ialah tenaga kerja pos yang biasa menyortir surat, kini digantikan oleh mesin sortir otomatis yang bisa membaca dan mengurutkan surat lebih cepat.


3. Munculnya informasi digital yang tidak sesuai dengan fakta (hoax)

Munculnya informasi digital yang tidak sesuai dengan fakta atau kebenaran yang dikenal dengan istilah hoax merupakan dampak negatif di era digital, hal tersebut terjadi karena rendahnya literasi informasi digital masyarakat. Penyebaran hoax dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, dengan memutarbalikkan fakta tertentu hingga membuat kegaduhan publik. Maka dari itu, untuk menghindari hoax, masyarakat harus dibiasakan untuk memilah informasi tersebut dari berbagai sumber digital yang jelas dan terpercaya.


4. Adanya budaya malas gerak (mager) karena pengaruh penggunaan teknologi digital

Salah satu dampak negatif yang dirasakan adalah adanya budaya malas gerak (mager) yang terjadi karena pengaruh penggunaan teknologi digital. Di era digital yang semakin canggih, masyarakat tidak pernah lepas dari alat teknologi digital seperti gadget. Berbagai platform digital yang sudah tersedia di dalam sebuah gadget, membuat penggunaannya merasa kecanduaan tanpa memperhatikan waktu dan kesehatan. Oleh karena itu perlu komitmen dari pengguna teknologi digital untuk membagi waktu dalam menggunakan teknologi digital dan melakukan aktivitas yang bergerak.


5. Adanya penipuan digital yang mengatasnamakan orang lain

Penipuan digital terjadi karena adanya penyalahgunaan data pribadi yang dilakukan oleh oknum dengan kecanggihan teknologi digital. Biasanya korban tersebut disebut dengan istilah korban cybercrime. Modus penipuan digital beragam, ada yang mengatasnamakan dengan survei untuk mendapatkan data pribadi, penjualan produk dari harga diskon yang besar website e-commerce yang tidak resmi, dan sebagainya. Agar tidak terjadinya korban penipuan digital, jangan pernah sembarangan untuk memberikan data pribadi ke orang lain.


Sumber:

https://www.computerhope.com/issues/ch001799.htm

https://www.merdeka.com/teknologi/rendahnya-literasi-digital-jadi-penyebab-penyebaran-berita-hoax.html

https://technologue.id/waspadai-berita-hoax-di-era-digital/amp/

http://www.mediapakem.com/kesehatan-masyarakat-di-era-digital/

https://www.merdeka.com/teknologi/modus-penipuan-digital-makin-beragam-pastikan-simpan-5-informasi-ini-rapat-rapat.html

KONTAK KAMI

KLOBILITY

Gedung Alamanda, Lantai 23 
Jalan TB. Simatupang, 
kav 23-24 - Jakarta 12430  Indonesia

T: +6221 - 29661919 

F: +6221 - 29661917

EMAIL

  • Twitter Social Icon
  • Facebook Social Icon
  • LinkedIn Social Icon
  • Instagram Social Icon
  • YouTube Social  Icon