Berkenalan dengan sosok di balik Social Enterprise KitoRato

Siapa Teman Inklusi yang belum tahu dengan istilah social enterprise? Social enterprise merupakan tren baru di dalam dunia bisnis. Social enterprise mencari keuntungan dengan kewajiban untuk membantu lingkungan sosial sehingga berdampak positif dalam masyarakat. Seperti contoh pelaku social enterprise yang dilakukan oleh Agusnadi, Founder Kita Setara, dan Saldi Rahman, Co-Founder KitoRato.


Agusnadi merupakan seorang sociopreneur Kita Setara, salah satu SocioPreneur yang mendampinngi generasi millenial disabilitas menjadi wirausaha. Sebelumnya Agusnadi bekerja di VP of CSR PermataBank untuk membantu program pelatihan disabilitas melalui program Permata Hati CSR.


Saldi Rahman adalah Co-founder dari KitoRato dan seorang disabilitas fisik. Disabilitasnya tidak menjadi penghalang dalam berwirausaha. Pemuda asal Padang ini mengalami kecelakaan motor saat kelas 2 SMP yang membuatnya diamputasi. Saldi Rahman sempat berputus asa, namun akhirnya dia memutuskan untuk bangkit berkat dari motivasi orang tua dan 2 orang adiknya.


Saldi Rahman bersama 2 orang teman daksa mendirikan bisnis usaha kopi bernama KitoRato. KitoRato adalah sebuah usaha kopi dengan konsep food truck. Sebelum memulai usaha KitoRato, Saldi Rahman dan para founder mengikut pelatihan dari Kementerian Sosial bagi disabilitas di Cibinong, Bogor. Setelah mengikuti pelatihan pemuda disabilitas dengan kelahiran 12 November 1996 itu sempat bekerja di salah satu bank swasta bagian Telemarketing. Ia memutuskan untuk berhenti bekerja karena tidak sesuai dengan minatnya. Pada bulan Agustus 2019, Ia mendirikan KitoRato bersama teman-temannya. Modal mereka hanya satu: nekat. KitoRato hadir karena perjuangan mereka dari menggunakan tabungan hasil kerja, belajar di Youtube, dan menggunakan mobil VW pinjaman.