Hasna Mufidah: Menjadi Perempuan Tuli di Dunia Seni


Perempuan dan kekuatannya menghadapi dunia dirayakan setiap pada tanggal 8 Maret. Dalam rangka Hari Perempuan Internasional 2020, Klobility mewawancarai seorang perempuan berprestasi di dunia seni. Ia bernama Hasna Mufidah, atau yang akrab disapa Mufi (@hasnna_). Mufi adalah seorang penari dan juga perempuan Tuli.


Halo, Mufi! Mungkin ada Teman Inklusi yang belum kenal sama kamu. Boleh kenalin diri kamu secara singkat?

Halo, selamat siang. Perkenalkan, nama saya Mufi. Saya adalah performer Tuli dan pendiri Fantasi Tuli (@fantasituli).


Kesibukan apa yang sedang kamu lakukan saat ini?

Saat ini, saya bekerja sebagai freelancer, terutama untuk perform. Saya juga membantu kegiatannya Fantasi Tuli misalnya ada kerjasama mengenai performance, film, seni.


Sejak kapan kamu mulai terjun di dunia seni?

Sebetulnya, saya dari kecil suka sekali menari. Waktu saya kuliah, saya sempat berhenti karena saya bingung mau menekuni apa. Kebetulan di tahun 2017, saya melihat seseorang dari Inggris. Dia datang ke Indonesia mengajarkan anak-anak menari. Sejak saat itu, saya mulai terbuka (tentang seni). Saya merasa, “Oh, ternyata dulu saya kecil menari hanya ikut orang lain, tidak atas kemauan sendiri”. Jadi, di tahun 2017 itu saya merasa lebih sadar dan bisa mengambil keputusan lebih bijaksana. Saya lebih terbuka bahwa ternyata Tuli dan dengar punya kemampuan yang setara. Jadi, mulai saat itu saya menari lagi, mulai main film, mulai kerja sama dengan orang-orang lain di berbagai kegiatan.


Apa yang membuat kamu tertarik dengan dunia seni?

Saya merasa saya punya jiwa seni. Saya penari. Biasanya kan orang menari karena dengar suara musik. Tapi saya menari karena hati, saya merasa jiwa saya tersentuh musik. Dan juga, saya terlibat di dalam dunia artis, dunia perfilman, karena itu passion saya. Saya semakin tertarik dengan dunia seni karena pengalaman saya saat bertemu seseorang. Orang tersebut sharing tentang ilmunya, pengalamannya sebagai pegiat seni, dan artis di bidang film. Dimulai dari situ lah saya mencoba fokus di bidang ini.


Siapa inspirasi kamu?

Inspirasi saya adalah orang Inggris yang saya bertemu di tahun 2017 lalu. Teman-teman dari Candoco Dance (@candocodancecompany), nama gurunya Mariam. Dia adalah seorang penari Tuli professional dari Inggris. Dia adalah inspirasi saya sebagai perempuan dan penari Tuli.


Kamu juga sering terlibat di acara musik. Bagaimana kamu bisa terjun di situ?

Pertama kali perform musik (panggung) itu saya bekerja sama dengan WestJamnation (@westjamnation). Saya menginterpretasi lagu mereka dengan bahasa isyarat. Saya juga pernah bekerja sama dengan Barasuara (@barasuara). Saat itu, saya perform di acara ulang tahun Ismaya.


Sekarang, kamu sedang membangun Fantasi Tuli. Apa sih Fantasi Tuli itu?

Fantasi Tuli itu apa? Itu adalah perkumpulan teman-teman Tuli yang punya jiwa seni. Jiwa seni itu kan luas. Di dalamnya ada macam-macam bidang seni, contohnya performer, film, design, menari, dan sebagainya. Jadi, saya membuat nama Fantasi Tuli mau menunjukkan teman-teman Tuli juga punya jiwa seni. Mereka juga punya banyak ide tentang seni. Tuli juga punya kemampuan yang berbeda-beda dan bervariasi. Kita juga mau ngajak teman-teman Tuli punya banyak cita-cita. Karena sebenarnya seni itu tidak terbatas, bukan cuma tentang lagu dan design saja. Seni itu luas dan itu yang jua dirasakan teman-teman Tuli.


Apa tujuan kamu membangun Fantasi Tuli?

Saya adalah Tuli dan saya melihat Tuli juga bisa. Tujuan saya ingin membantu teman-teman tuli. Karena pengalaman saya dari kecil sampai 2017, di mana saya semakin sadar tentang seni. Saya merasakan sendiri, teman-teman Tuli tidak banyak tahu tentang kesenian. Kita jadi merasa seperti bodoh dan tertinggal. Makanya melalui Fantasi Tuli ini, saya mau mengajak kita untuk belajar lebih lagi.


Apa harapan kamu untuk Fantasi Tuli?

Aku berharap semua teman-teman Tuli tidak pantang menyerah, terus berkarya, terus belajar. Mungkin akan menghadapi banyak tantangan, tapi itu bukan jadi masalah untuk kita terus belajar. Jadi, harapanku Fantasi Tuli bisa semakin berkembang. Kita ga perlu lihat jelek atau bagus, kita ga perlu takut, selama sesuai passion masing-masing.


Menurut kamu, apa prestasi kamu yang dirasa bisa menginspirasi perempuan-perempuan lain?

Saya belum banyak prestasi berupa penghargaan. Tapi, pengalaman saya di bidang seni adalah prestasi bagi saya. Saya pernah terlibat dalam pembuatan film bersama Ruas Production House. Mereka adalah tim pembuat film. Saya jadi salah satu Tuli yang terlibat di proyek itu. Kita membuat film pendek. Tujuannya kita ingin stigma tuli di masyarakat berubah.


Apa pesan kamu untuk perempuan, terutama perempuan Tuli, yang mau memulai untuk bergerak dan membuat komunitas?

Kalau ada perempuan disabilitas yang mau bergerak dan membangun komunitas, tidak perlu ragu. Tidak perlu takut kelak bagaimana. Tetap terus berjalan, yang penting saling mendukung. Sesuaikan dengan apa yang kamu mau sehingga masa depan lebih baik lagi.


Dalam rangka Hari Perempuan Internasional, pesan apa yang ingin kamu sampaikan untuk perempuan Indonesia, terutama perempuan disabilitas?

Seperti yang tadi aku pernah bilang, perempuan itu harus melatih percaya diri dan harus berani. Kalau takut dan tidak tahu harus ngapain, cuek saja. Dengan kita percaya diri, kita bisa menunjukkan kepada banyak orang. Kalau orang menjelek-jelekkan kita, tidak apa-apa. Mereka bisa kita edukasi sehingga orang lebih terbuka bahwa Tuli juga bisa. Jangan lupa sabar juga. Kelak, semoga semua perempuan disabilitas bisa menjadi lebih baik lagi, punya impian yang lebih banyak lagi dan lebih hebat lagi. Terima kasih!


--

Wawancara ini dilakukan oleh Ridho (@rahmadinoridho) dan ditranskrip oleh Shabrina (@kswrdn) dari Klobility


Terima kasih kepada:

Hasna Mufidah (@hasnna_) sebagai narasumber

Sunyi House of Coffee and Hope (@sunyi.coffee) telah mengizinkan Klobility melakukan wawancara di tempat

Pandu (@pandunuge) yang telah membantu sebagai interpreter bahasa isyarat

Tamiang (@tamiangtobing) yang telah membantu sebagai interpreter oral secara mendadak

KONTAK KAMI

KLOBILITY

Gedung Alamanda, Lantai 23 
Jalan TB. Simatupang, 
kav 23-24 - Jakarta 12430  Indonesia

T: +6221 - 29661919 

F: +6221 - 29661917

EMAIL

  • Twitter Social Icon
  • Facebook Social Icon
  • LinkedIn Social Icon
  • Instagram Social Icon
  • YouTube Social  Icon