Hospitality: Mengenal Barista dan Perkembangannya di Indonesia

Hospitality merupakan suatu interaksi antara tuan rumah (host) keramah-tamahan dalam melayani tamu (customer). Menurut Haris Gunawan Business Development Office Le Corden Bleu, hospitality adalah hubungan antara tamu dengan tuan rumah, atau tindakan bersikap ramah. Hospitality dapat dilihat dari berbagai sudut pandang, misalnya sosial pribadi (private), komersial, industri, korporat dan venue. Sebenarnya industri hospitality sangat luas dan beragam sesuai dengan perkembangan di dunia.


Beberapa contoh bidang pekerjaan yang berhubungan dengan industri hospitality misalnya rekreasi, jasa penginapan, housekeeper, food and beverage, travel and tourism, chef, resepsionis hotel, dan sebagainya. Salah satu program hospitality dalam program digital leadership and bootcamp Klobility adalah barista. Barista merupakan bagian dari sektor makanan dan minuman (food and beverage) dalam industri hospitality.


Menjamurnya kedai kopi di Indonesia telah membawa dampak peluang bagi pemilik kedai kopi maupun barista. Berdasarkan data riset TOFFIN 2019, perusahaan yang menyediakan solusi bisnis barang dan jasa di industri hotel, restoran, dan kafe, mencatat jumlah kedai kopi di Indonesia mencapai 2.950 gerai. Angka tersebut terus bertambah sekitar 1.950 gerai dari tahun 2016 yang hanya sekitar 1000 gerai.



Berdasarkan data yang disampaikan oleh Syafrudin, Chairman Specialty Coffee Association of Indonesia (SCAI). Pertumbuhan usaha kedai kopi saat ini mencapai 15%-20%, dan serapan kopi produksi dalam negeri mencapai 25%-30% dan diprediksi terus naik ke level 25%-40%.