Kilas Balik Kelas TIKO: Mengenal Pekerjaan Content Writer

Pada era digital, hampir semua perusahaan atau organisasi membutuhkan pekerjaan di bagian content writer. Content writer tidak hanya memiliki kemampuan menulis yang baik, namun memiliki kemampuan mengolah, menganalisa, hingga mempromosikan konten yang baik, agar konten tersebut dapat menarik minat masyarakat yang luas. Bagaimana peran atau pekerjaan content writer di dunia kerja?



Kamis, 15 April 2021 lalu, Klobility kembali mengadakan kelas pengembangan diri khusus Disabilitas di TIKO (Teman Inklusi Klobility) melalui zoom. Kelas online di bulan puasa ramadan 1442 H/2021 kali ini, Klobility mengangkat tema tentang “Mengenal Pekerjaan Content Writer” bersama Rianti Dwiastuti - Digital Marketing Daya Dimensi Indonesia. Rianti merupakan seorang jurnalis sejak 2014 di majalah perempuan sebelum menyelesaikan pendidikan S2 di Manchester, Inggris.


Setelah pembukaan acara oleh Hani Irianti Pahlevi dari research and development Daya Dimensi Indonesia sebagai host acara, Rianti Dwiastuti langsung memaparkan materinya. Dalam webinar tersebut, Rianti menjelaskan 4 hal yang akan dibahas yang dihadiri teman-teman Disabilitas di TIKO yaitu definisi content writer, kualifikasi seorang content writer, deskripsi pekerjaan sehari-hari content writer, dan tanggung jawab seorang content writer.


Content Writer dalam terjemahan bahasa Indonesia artinya penulis konten, adalah seseorang yang memproduksi konten berbentuk tulisan yang menarik, menghibur, dan informatif, serta sesuai dengan konten penunjang lainnya untuk di unggah di media daring.


Selain content writer, ada istilah lain yang disebut dengan content creator dan copywriter. Content creator belum tentu content writer, content writer adalah content creator. Content creator bertujuan membuat konten untuk informasi bagi audiens, memberikan kesadaran terhadap konsep produk, memproduksi konten melalui visual, video, atau audio sesuai dengan platform digital yang dipakai.


Copywriter merupakan seseorang yang membuat konten untuk promosi, mengikuti arahan client untuk merumuskan konten original berupa slogan, script iklan, jingle produk, dan sebagainya. Misalnya slogan Tokopedia sejak 2018 #MulaiAjaDulu hingga sekarang dirumuskan oleh copywriter.


Kualifikasi seorang content writer tidak hanya memiliki kemampuan editorial, kreatif, teliti, story teller/pendongeng yang memikat pembaca, content writer juga memiliki kualifikasi yang memastikan tulisannya original dengan EYD yang tepat dan terjadwal diunggah di waktu yang tepat.

Setelah dijelaskan definisi dan kualifikasi seorang content writer, Rianti melanjutkan ada 4 deskripsi pekerjaan content writer yaitu melakukan riset, membuat dan merevisi konten informatif, mengelola distribusi konten, dan membuat deskripsi produk. Selain itu, content writer juga memiliki tanggung jawab dalam memastikan informasi yang disampaikan dapat diterima dengan jelas, jumlah pengunjung yang meningkat, dan menjaga branding perusahaan.


Selesai pemaparan materi oleh perempuan yang berprofesi sebagai digital marketer di salah satu perusahaan konsultan sumber daya manusia, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang dipandu oleh Hani. Banyak teman-teman Disabilitas di TIKO aktif mengajukan pertanyaannya terkait dengan tema yang disampaikan webinar tadi, kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama.


Jika Teman Inklusi adalah Disabilitas, tertarik untuk belajar mengembangkan kemampuan diri bersama TIKO, silakan langsung menghubungi Klobility atau direct message (DM) ke Instagram Klobility (@klobility.id) atau dengan klik link di sini bit.ly/YukDaftarTIKO2021 (RYR)