Mengapa Program Digital Leadership & Bootcamp?

Program Digital Leadership dan Bootcamp adalah program yang di inisiatif oleh Klobility by Dayalima Family sesuai dengan perkembangan di era digital. Program tersebut juga memenuhi kebutuhan SDM (Sumber Daya Manusia) digital di Indonesia. Tahukah Teman Inklusi, mengapa harus mengikuti program digital leadership? Setelah dijelaskan sebelumnya artikel tentang “Program Digital Leadership”. Yuk simak 6 hal yang harus Teman Inklusi ketahui mengapa harus mengikuti program digital leadership?



1. 21st Century skill

21st Century skill atau kemampuan abad 21 yaitu melatih soft skill (kemampuan non-teknis) yang relevan dengan keadaan sekarang di abad ke-21. Kebutuhan dunia kerja di era digital saat ini telah mengalami kemajuan yang sangat pesat. Berbagai tantangan yang di hadapi di dunia kerja. Teman Inklusi harus mampu menguasai dan mengembangkan kemampuan tersebut agar memenuhi kebutuhan tenaga kerja di era digital. Misalnya mengusai kemampuan coding (pemrograman) sejak dini.


2. Problem Solving

Problem solving merupakan kemampuan dalam menyelesaikan segala masalah dan mengambil keputusan yang sulit. Teman Inklusi akan belajar menyelesaikan masalah seperti seorang software engineer menggunakan logika dan computational thinking.


3. Persistence

Persistence (Kegigihan), Teman Inklusi akan di ajarkan untuk tidak takut membuat berbagai kesalahan dan fokus dalam menciptakan solusi daripada takut akan kegagalan.


4. Creativity

Creativity (Kreativitas), Teman Inklusi akan belajar untuk bereksperimen dan dilatih untuk berpikir “out of the box” agar meningkatkan kreativitasnya. Creativity merupakan kemampuan soft skill yang sangat penting dalam mengasah kemampuan dan kreativitas individu di era digital.


5. Collaboration

Selama proses sedang berlangsung, Teman Inklusi akan bekerja sama dengan peserta lain, dengan tujuan untuk menyelesaikan dan membuat solusi bersama.


6. Communication

Communication merupakan kebutuhan dasar manusia yang harus terpenuhi. Teman Inklusi akan di ajarkan kemampuan dalam berkomunikasi. Baik komunikasi secara verbal maupun tertulis. Belajar coding sama halnya dengan belajar bahasa baru! Dan dalam prosesnya peserta akan terlatih untuk menggunakan kemampuan komunikasi dalam rangka kolaborasi dengan peserta lain.


Sumber:

1.https://www.idntimes.com/life/education/muhammad-tarmizi-murdianto/mengenal-21st-century-skills/2

2.https://cohive.space/blogs/problem-solving-adalah/

3.Modul Klobility