Mengenal Skill Kepemimpinan di Era Digital


Tahukah Teman Inklusi? Setiap orang memiliki potensi menjadi pemimpin, namun tidak semua orang mampu mengembangkan potensi kepemimpinannya. Di era digital, para pemimpin harus mampu meningkatkan kemampuan (skill) kepemimpinan agar menciptakan solusi dari berbagai permasalahan di era digital.


Kemampuan (skill) kepemimpinan di era digital tidak hanya membicarakan konsep kepemimpinan, namun kepemimpinan di era digital juga membicarakan tentang soft skill (kemampuan nonteknis) dan hard skill (kemampuan teknis). Soft skill dan hard skill adalah dua kemampuan yang penting di miliki bagi para pemimpin di era digital agar menginspirasi banyak orang untuk menciptakan inovasi yang lebih baik dan mengembangkan idenya. Seperti apa saja kemampuan soft skill dan hard skill?


1. Soft Skill (kemampuan nonteknis)

Soft Skill adalah kemampuan nonteknis yang harus di asah bagi para pemimpin di era digital agar meningkatkan performa dalam bekerja, sehingga sukses dalam berkarir di dunia kerja.

Soft Skill merupakan kemampuan yang berfokus pada perilaku dan kepribadian. Kemampuan tersebut sangat berhubungan dengan kemampuan adaptasi, interaksi, dan mengatur diri sendiri.

Contoh soft skill (kemampuan nonteknis) bagi pemimpin di era digital yaitu kemampuan berpikir kritis (critical thinking), kreativitas (creativity), manajemen waktu (time management), kemampuan dalam berkomunikasi, kemampuan dalam berkolaborasi (collaboration), hingga kemampuan mengatur tim dengan baik.