Berkenalan dengan Mitra Disabilitas GOJEK Indonesia

Oktober 2018 lalu, GOJEK Indonesia berbagi tentang upayanya membentuk lingkungan inklusi di talkshow “Berdaya bersama Disabilitas” di kantor PT Dayalima Abisatya. Yuanita Agata, selaku VP Marketing GO-LIFE, bercerita bahwa salah satu upaya GOJEK Indonesia adalah dengan memberdayakan penyandang disabilitas sebagai mitra di GO-LIFE. Pada kesempatan tersebut, GO-LIFE juga memperkenalkan campaign #HilangkanBatasan dan kisah mitra-mitra disabilitas. Di antaranya adalah Pak Mubasir, seorang mitra Tuli di GO-AUTO, dan Ibu Munsiah, seorang mitra tuna netra di GO-MASSAGE.


Pak Mubasir, mitra Tuli GO-AUTO

Pak Mubasir bergabung dengan GO-AUTO sejak 2017. Sebagai penyandang disabilitas Tuli, mencari pekerjaan menjadi tantangan tersendiri. Sebelum bergabung dengan GO-AUTO, Pak Mubasir tidak bekerja. Pak Mubasir berkali-kali melamar pekerjaan di tempat lain, namun ditolak karena tidak menerima pegawai Tuli. Bergabung dengan GO-AUTO merupakan kesempatan baru bagi Pak Mubasir untuk menafkahi keluarganya. Kepercayaan pelanggan pada Pak Mubasir merupakan bentuk apresiasi yang menyenangkan.


Ibu Munsiah, mitra tuna netra GO-MASSAGE

Ibu Munsiah merupakan sesorang tuna netra asal Purworejo. Berbekal ilmu keterampilan memijat, Ibu Munsiah membuka usaha memijat di Cengkareng. Pada tahun 2015, ibu munsiah memutuskan untuk bergabung dengan GO-MASSAGE. Menjadi mitra GO-MASSAGE tentu tidak mudah. Salah satu tantangannya, sering kali pelanggan mer