Pemberdayaan Penyandang Disabilitas di Bank Permata


Gedung Bank Permata
Bank Permata (Sumber: Katadata)

Bank Permata, sebagai bank swasta yang terus mengembangkan produk dan jasa inovatif, terus berkembang menjadi bank yang inklusif bagi penyandang disabilitas. Sejak tahun 2010, Bank Permata telah mendidik dan memperkerjakan tenaga kerja disabilitas untuk berkarier di bidang perbankan. Gerakan ini dimulai dengan merekrut 6 orang penyandang disabilitas netra untuk posisi Telesales. Bank Permata melihat karyawan dengan disabilitas memiliki kemampuan kerja yang positif, bahkan di atas rekannya yang nondisabilitas sehingga membentuk program pengembangan diri dan keterampilan perbankan untuk disabilitas.


Bank Permata berkomitmen memberikan kualitas kehidupan yang lebih baik bagi bangsa Indonesia melalui program Permata Hati. Salah satu program tersebut adalah BRAVE (Because eveRyone is Able & creatiVE), sebuah program pembinaan mental, pendidikan literasi keuangan, dan kewirausahaan bagi para penyandang disabilitas. Pada tahun 2017, Bank Permata memulai BRAVE sebagai wadah bagi komunitas disabilitas untuk belajar, berbagi pengetahuan dan pengalaman baru dengan sesama komunitas lainnya. Tidak ingin berhenti di situ, sejak tahun 2018, Permata Hati melebarkan fokusnya untuk memberdayakan komunitas penyandang disabilitas melalui program pendidikan dan pembinaan.


Bank Permata bekerja sama dengan KartuNet dalam menyelenggarakan Kursus Online I’M BRAVE. Materi yang disampaikan adalah tentang edukasi internet marketing, perbankan dan literasi keuangan, serta peningkatan kurikulum pembelajaran untuk pengembangan diri dan keterampilan entrepreneurship. Selain itu, juga digelar talkshow inspiratif bertema “Berani Sukses dengan Online”. Kursus online ini berlangsung di situs KartuNet selama tiga bulan secara gratis. Materi kursus ini telah disesuaikan agar dapat diakses dan dipahami oleh penyandang disabilitas, terutama disabilitas netra, sehingga bisa dibaca menggunakan screen reader.