Temu Tema: Industri Kreatif vs Perkembangan Dunia



Jakarta, 26 November 2020 – Industri ekonomi kreatif diprediksi menjadi salah satu ujung tombak kekuatan ekonomi Indonesia dalam sepuluh tahun ke depan. Indonesia memiliki potensi di 14 subsektor ekonomi kreatif, termasuk bidang seni yang terkena dampak Covid-19 cukup besar. Bagaimana pandemi berdampak pada pelaku industri kreatif? Apa upaya pelaku menghadapi perubahan dunia?


Klobility kembali hadir dalam kegiatan Temu Tema yang dilaksanakan pada hari kamis, 26 November 2020 melalui platform zoom. Temu Tema merupakan sesi motivasi dan pengenalan dari para pemimpin di berbagai industri. Temu Tema kali ini mengangkat tema tentang “Industri Kreatif vs Perkembangan Dunia”. Tema tersebut memiliki tujuan untuk meningkatkan wawasan dan menumbuhkan minat masyarakat tentang industri kreatif.


Kegiatan yang dipandu oleh Head of Business Klobility, Aditya Rikidaniel menghadirkan pembicara dari berbagai industri kreatif, yaitu Daniel Panggabean, Founder dan CEO, KopiPanas dan BEONWorks; Garin Nugroho, sutradara dan produser; dan Dadi Krismatono, Director Media dan Event Eventori. Tak lupa, kegiatan Temu Tema “Industri Kreatif vs Perkembangan Dunia” juga menghadirkan typist/juru ketik untuk mempermudah akses Teman Tuli yang hadir.


Pada awal sesi Temu Tema, materi pertama disampaikan oleh Garin Nugroho. Beliau menyampaikan bahwa tahun 2018-2019 merupakan tahun terbaik dalam menjalankan bisnis industri kreatif. Sedangkan untuk tahun 2020 merupakan tahun yang tidak pasti untuk sektor industri kreatif. Namun hal tersebut tidak mematahkan ambisinya untuk menyambut tahun 2021 dan tidak pesimis dalam menjalankan bisnis di industri kreatif.


Hal tersebut juga dirasakan oleh Founder dan CEO KopiPanas, Daniel Gabe “kita tidak bisa optimis, kita perlu menunggu aturan yang akan dibuat”. Menurut Gabe, beberapa kegiatan akan berpindah ke virtual meskipun hal tersebut terasa membosankan. Namun, “dengan virtual kita lebih kreatif agar tetap menjalankan virtual” tutur Gabe dalam Temu Tema “Industri Kreatif vs Perkembangan Dunia”, 26 November 2020.


Selain Garin Nugroho dan Daniel Gabe, Dadi Krismatono menyampaikan tantangan yang dihadapi di tengah ketidakpastian tahun 2020 pada industri kreatif. Beliau mendapatkan tantangan saat mencari talent-talent untuk bisnisnya. Ketika awal mula adanya PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) pencarian talent dilakukan secara online agar bisa melanjutkan ke rekaman industri. Namun, pencarian yang dilakukan secara online tersebut masih belum bisa memberikan hasil yang matang. Kemudian karena hal tersebut untuk mendapatkan hasil yang maksimal, Dadi memilih untuk tetap menjalankan bisnis bersama tim secara offline .


Kesimpulan kegiatan Temu Tema, 26 November 2020 ialah langkah yang perlu diperhatikan ketika menjalankan bisnis pada dunia industri kreatif di tengah kondisi yang tidakpasti akibat perubahan dunia adalah pentingnya berkolaborasi dengan seimbang, perlu ada pembelajaran, saling menghargai (apresiasi), meningkatkan values dan menjaga suasana atau sikap mental dalam bisnis. Meski dengan keterbatasan, kita tetap berjuang untuk mencapai target atau tujuan yang ditentukan. (RYR/NNK)