UMKM Inklusi: Mengenal Cafe More Wyataguna



Cafe yang telah diluncurkan sejak 13 Desember 2019 ini terletak di dalam komplek Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Sensorik Netra (BRSPDSN) Netra Wyataguna, jalan Pajajaran No.50 Pasir Kaliki, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung, Jawa Barat.


Cafe More Wyata Guna dikelola oleh BRSPDSN Wyataguna dibawah Kementerian Sosial Republik Indonesia bekerja sama dengan Siloam Center for The Blind of Korea, dengan moto “secangkir kopi yang anda bayar adalah dukungan bagi penyandang Disabilitas”. Uniknya cafe ini mempekerjakan semua perempuan Disabilitas Netra low vision dan sebuah pesan dari barista Netra di meja pengunjung meminta untuk mengambil pesanan nya sendiri jika sudah dipanggil oleh barista Netra low vision. “Kakak, terima kasih bantuannya untuk memesan dan mengambil orderannya langsung di tempatnya. Karena barista kami adalah penyandang Disabilitas Tunanetra”.


Cafe More Wyataguna didirikan dengan tujuan untuk memberikan kesempatan kerja bagi penyandang Disabilitas Netra terutama perempuan sebagai barista setelah mengikuti pelatihan dan sertifikasi, karena selama ini Disabilitas Netra masih sering diidentikkan dengan profesi terapis pijat, padahal Disabilitas Netra dengan profesi lain pun banyak. Jadi, dengan adanya Cafe More, bisa jadi alternatif profesi bagi Disabilitas Netra.


Para barista Netra di Cafe More Wyataguna sebelumnya sudah diberikan pelatihan dan sertifikasi program pelatihan barista sejak Juni 2019 lalu, saat itu peserta yang mengikuti ada 6 orang, kemudian di bulan selanjutnya, pelatihan tersebut diikuti oleh 7 orang. Peserta dilatih oleh barista profesional. Mulai dari mengenal kopi, meracik kopi, hingga menyajikan kopi.


Setelah peluncuran Cafe More Wyataguna, para pengunjung yang datang semakin ramai untuk menikmati makanan dan minuman yang diracik oleh para Disabilitas Netra low vision, sehingga pemesanan cafe tersebut sempat ditutup dalam waktu tertentu karena stock persediaan bahan yang menipis dan antrian yang sangat panjang.


Cafe ini beroperasi dari hari Senin sampai Sabtu, sebelum pandemi covid-19 kafe ini dibuka pukul 08.00 WIB hingga tutup pukul 21.00 WIB. Selama pandemi, cafe ini dibuka dari jam 11.00 WIB hingga 19.00 WIB. Teman Inklusi bisa memesan menu di Cafe More Wyataguna dengan membuka platform grabfood yang namanya “Cafemore Wyataguna” atau instagram https://www.instagram.com/cafemoreid/ . (RYR).

Sumber:

https://www.liputan6.com/regional/read/4155774/menyeruput-kopi-racikan-barista-difabel-netra-di-cafe-more-wyata-guna-bandung https://lifestyle.kompas.com/read/2020/01/23/132436520/cafe-more-saat-secangkir-kopi-diracik-dengan-mata-hati?page=all


UMKM Inklusi minggu ini Klobility mengangkat tentang Cafe More Wyataguna, sebuah cafe di Bandung, Jawa Barat yang mempekerjakan barista Netra. Cafe yang telah diluncurkan sejak 13 Desember 2019 ini terletak di dalam komplek Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Sensorik Netra (BRSPDSN) Netra Wyataguna, jalan Pajajaran No.50 Pasir Kaliki, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung, Jawa Barat.


Cafe More Wyata Guna dikelola oleh BRSPDSN Wyataguna dibawah Kementerian Sosial Republik Indonesia bekerja sama dengan Siloam Center for The Blind of Korea, dengan moto “secangkir kopi yang anda bayar adalah dukungan bagi penyandang Disabilitas”. Uniknya cafe ini mempekerjakan semua perempuan Disabilitas Netra low vision dan sebuah pesan dari barista Netra di meja pengunjung meminta untuk mengambil pesanan nya sendiri jika sudah dipanggil oleh barista Netra low vision. “Kakak, terima kasih bantuannya untuk memesan dan mengambil orderannya langsung di tempatnya. Karena barista kami adalah penyandang Disabilitas Tunanetra”.


Cafe More Wyataguna didirikan dengan tujuan untuk memberikan kesempatan kerja bagi penyandang Disabilitas Netra terutama perempuan sebagai barista setelah mengikuti pelatihan dan sertifikasi, karena selama ini Disabilitas Netra masih sering diidentikkan dengan profesi terapis pijat, padahal Disabilitas Netra dengan profesi lain pun banyak. Jadi, dengan adanya Cafe More, bisa jadi alternatif profesi bagi Disabilitas Netra.


Para barista Netra di Cafe More Wyataguna sebelumnya sudah diberikan pelatihan dan sertifikasi program pelatihan barista sejak Juni 2019 lalu, saat itu peserta yang mengikuti ada 6 orang, kemudian di bulan selanjutnya, pelatihan tersebut diikuti oleh 7 orang. Peserta dilatih oleh barista profesional. Mulai dari mengenal kopi, meracik kopi, hingga menyajikan kopi.


Setelah peluncuran Cafe More Wyataguna, para pengunjung yang datang semakin ramai untuk menikmati makanan dan minuman yang diracik oleh para Disabilitas Netra low vision, sehingga pemesanan cafe tersebut sempat ditutup dalam waktu tertentu karena stock persediaan bahan yang menipis dan antrian yang sangat panjang.


Cafe ini beroperasi dari hari Senin sampai Sabtu, sebelum pandemi covid-19 kafe ini dibuka pukul 08.00 WIB hingga tutup pukul 21.00 WIB. Selama pandemi, cafe ini dibuka dari jam 11.00 WIB hingga 19.00 WIB. Teman Inklusi bisa memesan menu di Cafe More Wyataguna dengan membuka platform grabfood yang namanya “Cafemore Wyataguna” atau instagram https://www.instagram.com/cafemoreid/ . (RYR).

Sumber:

https://www.liputan6.com/regional/read/4155774/menyeruput-kopi-racikan-barista-difabel-netra-di-cafe-more-wyata-guna-bandung https://lifestyle.kompas.com/read/2020/01/23/132436520/cafe-more-saat-secangkir-kopi-diracik-dengan-mata-hati?page=all